Jumat, 02 Desember 2016

Peran Penting Vitamin D


Hai teman-teman, blog ini akan membahas tentang Vitamin D. Jika anda belum banyak mengetahui tentang vitamin D, setelah membaca blog ini anda sedikit mengetahui manfaat Vitamin D ini.  Vitamin D memainkan peran penting dalam mengatur kadar kalsium dan fosfor dalam darah. Kalsium dan fosfor merupakan dua faktor yang sangat penting dalam urusan menjaga kesehatan tulang. Tubuh membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium secara maksimal di usus, serta membantu membangun tulang dan gigi yang kuat.

Vitamin D ternyata sangat  unik. Meski dilabeli sebagai vitamin, vitamin D dianggap sebagai pro-hormon dan sama dengan vitamin lainnya yang menjalankan peran dan fungsi masing - masing.   Vitamin adalah nutrisi yang harus diperoleh melalui makanan atau suplemen karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh namun,berbeda dengan vitamin D yang mampu diproduksi oleh tubuh kita sendiri. Sumbernya berasal dari sinar matahari yang diserap oleh kulit. Beberapa penelitian menunjukkan, manfaat vitamin D tidak hanya dalam menjaga kekuatan tulang, tapi juga mampu mengurangi risiko penyakit autoimun, jantung, stroke, kanker, diabetes, dan masih banyak lagi. Asupan Vitamin D dapat diperoleh dari sumber makanan dibawah ini : 


 
Sebuah kajian baru menemukan bahwa sejumlah besar vitamin D dalam diet berkaitan dengan penurunan risiko patah tulang pada gadis remaja. Para periset mempelajari kasus - kasus patah tulang karena tekanan (fraktur stress) yang merupakan jenis patah tulang yang terjadi karena tekanan yang berulang - ulang pada tulang, bukan disebabkan tekanan yang mendadak pada 6.712 gadis berusia antara 9 - 15 tahun dalam periode tujuh tahun. sebanyak 4% dari gadis ini mengalami fraktur stress dan 90% dari mereka yang mengalaminya berpartisipasi dalam aktivitas high impact seperti basket, lari atau bola voli sedikitnya satu jam sehari. 

Dengan menggunakan kuesioner diet , para periset memperhitungkan asupan kalsium, Vitamin D dan panganan susu dari para gadis tersebut. Setelah mengendalikan siklus menstruasi, indeks massa tubuh, riwayat kepadatan tulang pada ibu dan faktor - faktor lain, para peneliti menemukan bahwa para gadis dalam kelompok 20 persen tertinggi dari asupan Vitamin D memiliki kemungkinan yang 52 persen lebih rendah untuk mengalami fraktur stress dibandingkan mereka yang berada dalam kelompok 20 persen terbawah. Konsumsi kalsium dan panganan susu tidak berefek. 

Kendirin R. Sonneville, seorang saintis di Children's Hospital di Boston, " Ini hanya sebuah kajian pengamatan, tetapi tidak salahnya dan mungkin akan menolong untuk menggunakan Vitamin D dengan dosis yang telah dianjurkan atau lebih tinggi ". Dengan mengkonsumsi cukup Vitamin D setiap harinya diharapkan dapat menurunkan risiko terjadinya fraktur stress. 


More Info Instagram : made_agungg